Ribuan tanya memikulku,
Mengiringi derap langkah seraya bertahta,
Memendam dalam asaku,
Mencabik hati sambil menanti senja agar menyapa,
Aku bertanya...
Menggoreskan cerita bekas-bekas hidupku,
Entah penaku apa hatiku?
Yang mengubur dalam tangisan pilu,
Dan kini...
Wajah berdosa menapaki dunia maya,
Derap langkah membeku dalam setiap injakannya,
Bersandar..berbaring...berlari...mencari wajah bersahaja,
Entah..seketika dunia ku berubah warna,
Tergiurku melihat senja,
Begitu indah menatapku membeku,
Tak enyah fikiranku jauh melayang,
Dan kembali...
Wajah berdosa menapaki dunia maya,
Mencari wajah bersahaja.
Tuk menuntunku lalui lembah ke syurga,
-Hindun-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar